Beranda | Artikel
Pemuliaan Islam Terhadap Wanita
Jumat, 23 November 2018

Bersama Pemateri :
Ustadz Ahmad Zainuddin

Pemuliaan Islam Terhadap Wanita adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Risalah Penting Untuk Muslimah, sebuah kitab buah karya Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. pada 29 Shafar 1440 H / 07 November 2018 M.

Kajian Tentang Pemuliaan Islam Terhadap Wanita

Nikmat Allah atas hambaNya sangatlah besar. Bahkan nikmat tidak bisa dihitung sebagaimana yang Allah firmankan:

…وَإِن تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّـهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ…

“…Dan jika kamu menghitung nikmat-nikmat Allah, kalian tidak akan dapat menghitungnya…” (QS. Ibrahim[14]: 34)

Ayat seperti ini disebutkan oleh Allah dalam dua surat. Yaitu Ibrahim dan surat An-Nahl ayat 18. Hal ini menunjukkan bahwa nikmat Allah sangatlah besar. Dan salah satu nikmat yang paling besar yang Allah subhanahu wa ta’ala berikan untuk agama ini adalah nikmat Islam. Karena jika bukan karena Islam, maka niscaya kita akan menjadi binatang. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

مَن يَهْدِ اللَّـهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي ۖ وَمَن يُضْلِلْ فَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ ﴿١٧٨﴾وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ ۖ لَهُمْ قُلُوبٌ لَّا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَّا يَسْمَعُونَ بِهَا ۚ أُولَـٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ۚ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ ﴿١٧٩﴾

Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi. Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QS. Al-A’raf[7]: 179)

Ini yang menunjukkan bahwasannya Islam adalah nikmat paling besar yang pernah diberikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada manusia. Kalau kita buka kitab Mukhtashar Minhajul Qashidin yang ditulis oleh Imam Ibnu Qudamah, beliau mengatakan bahwa setiap yang diinginkan oleh Allah, semua itu adalah nikmat dari Allah subhanahu wa ta’ala. Maka kita menginginkan makan, minum, akan tetapi disana terdapat nikmat yang lebih besar dibandingkan nikmat makan dan minum. Yaitu nikmat Agama. Nikmat agama ini sangatlah besar disisi Allah subhanahu wa ta’ala.

Pemberian Allah atas hambaNya yang muslim sangatlah agung. Yaitu dengan pemberian petunjuk kepadanya untuk beragama Islam yang agung yang telah disempurnakan oleh Allah untuk mereka dan Allah tidak menerima dari mereka agama apapun selain agama Islam. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

…الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ …

“…Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. …“(QS. Al-Maidah[5]: 3)

Ini dalil yang menunjukkan bahwa Islam telah sempurna dan tidak diperlukan penambahan serta pengurangan. Imam Malik rahimahullahu ta’ala mengatakan terhadap ayat ini, bahwa siapa yang mengklaim dalam agama Islam ada perbuatan bid’ah yang dianggap baik, maka sungguh dia telah menuduh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhianat terhadap risalahnya.

Allah subhanahu wa ta’ala juga berfirman:

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّـهِ الْإِسْلَامُ ۗ …

Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam….” (QS. Ali Imran[3]: 19)

Hal ini menunjukkan bahwa orang yang beramal selain dengan yang diajarkan oleh agama Islam, tidak akan diterima oleh Allah.

Kemudian penulis menyebutkan ayat selanjutnya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَاعْلَمُوا أَنَّ فِيكُمْ رَسُولَ اللَّـهِ ۚ لَوْ يُطِيعُكُمْ فِي كَثِيرٍ مِّنَ الْأَمْرِ لَعَنِتُّمْ وَلَـٰكِنَّ اللَّـهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ ۚ أُولَـٰئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ ﴿٧﴾ فَضْلًا مِّنَ اللَّـهِ وَنِعْمَةً ۚ وَاللَّـهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ ﴿٨﴾

Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu “cinta” kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus, sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Hujurat[49]: 8)

Ayat ini juga menunjukkan bahwa Islam sebagai agama yang sempurna. Sesungguhnya dialah agama yang dengannya Allah memperbaiki aqidah yang rusak serta akhlak dari kaum kafir Quraisy dan juga manusia-manusia lainnya yang menyekutukan Allah subhanahu wa ta’ala. Dan Allah subhanahu wa ta’ala memperbaiki dengan agama Islam kehidupan dunia dan akhirat. Dengan agama Islam, Allah subhanahu wa ta’ala memperindah lahiriyah seseorang dan juga hati seseorang. Allah subhanahu wa ta’ala menyelamatkan setiap yang berpegang teguh kepadanya dari kebatilan dan juga tempat-tempat kebatilan. Sesungguhnya dia adalah agama yang lurus, tegas, baik dengan sebenar-benar kebaikan didalam tujuan dan juga maksud-maksudnya. Kabar-kabar yang diberitahukan oleh Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam benar adanya dan jujur. Hukum-hukum Allah seluruhnya adalah keadilan dan kebaikan.

Sesungguhnya dia adalah agama yang agung. Ia memberikan petunjuk kepada jalan kebenaran. Jujur adalah syiarnya, adil adalah sumbernya, kebenaran adalah tiangnya, rahmat adalah ruhnya, kebaikan adalah teman dekatnya, kebaikan dan perbaikan adalah kebagusannya, petunjuk serta kebaikan adalah tambahannya. Dan barang siapa yang tidak mengambil petunjuk darinya, maka dia akan menyimpang dari aqidah yang lurus, amalan yang baik, akhlak yang indah dan akan digantikan tempatnya pada akal-akal yang bingung, pendapat-pendapat yang rendah, perbuatan-perbuatan yang buruk dan juga akhlak-akhlak yang rendah.

Oleh sebab itu, karomah yang paling besar bagi seorang hamba di dunia adalah hidayah untuk beragama Islam yang agung ini. Dan memberikan petunjuk untuk berpegang teguh kepadanya. Dan memberikan petunjuk untuk senantiasa mengikuti petunjuk-petunjukNya.

Pemuliaan Islam Terhadap Wanita

Dan termasuk dari kesempurnaan dan keindahan agama yang agung ini adalah pemuliaan Islam terhadap wanita muslimah untuk terjaga kesuciannya dan memperhatikan hak-hak perempuan. Agama Islam melarang untuk berbuat buruk terhadapnya atau mencari-cari kelemahannya. Dan agama Islam menjadikan kaidah-kaidah yang agung, perintah-perintah yang penuh kebijaksanaan dan petunjuk-petunjuk yang lurus bagi perempuan dan bagi siapapun yang ia hidup bersama manusia.

Pokok-Pokok Penting

Semestinya seorang muslim mengetahui pokok-pokok penting dan prinsip batasan-batasan yang agung agar tercipta untuknya pengetahuan tentang pokok-pokok tersebut dan berjalan sesuai dengan pokok-pokok tersebut.

Apa saja pokok-pokok penting itu? Simak pada menit ke – 1:00:24

Simak Penjelasan Lengkap dan Download mp3 Kajian Tentang Pemuliaan Islam Terhadap Wanita


Artikel asli: https://www.radiorodja.com/45213-pemuliaan-islam-terhadap-wanita/